Miss V Berkuman Jika Kotor, Pembersih Kewanitaan Priyayi Mengatasinya

Miss V bisa jadi salah satu bagian badan yang tidak terlalu mendapat perhatian pada sebagian wanita. Cobalah untuk membersihkannya dengan Pembersih Kewanitaan Priyayi agar tidak terjadi penumpukan kotoran disela-selanya yang jika dibiarkan maka bisa menimbulkan berbagai macam keluhan semisal gatal, becek, iritasi dll.

Pembersih Kewanitaan Priyayi Tuntaskan Kotoran diarea Miss V

Kenapa harus menggunakan Sabun khusus untuk area kewanitaan? Ya karena jika menggunakan sembarang pembersih maka bisa terjadi iritasi karena Sabun pada umumnya mengandung banyak kimia sintetis kecuali Sabun herbal yang asli. Kewanitaan akan membutuhkan perhatian lebih ketika sedang haid.

Komposisi V Hygiene sebagai Sabun Kewanitaan buatan Priyayi adalah: Temu Putih / Temu Kuning, Lidah Buaya, daun sirih, Alga merah, Sambiloto, Manjakani. Begitu aman dan alami sehingga lolos ijin BPOM dan bisa diperjualbelikan bebas.

Dengan adanya Komposisi yang bagus, maka selain membersihkan, diharapkan mempunyai manfaat lebih yaitu area kewanitaan menjadi bersih, membantu menyingkirkan kuman, keputihan dan bau tak sedap. Sudah jadi rahasia umum bahwa wajah Wanita adalah aset besar. Namun tahukah anda bahwa terpeliharanya area kewanitaan itu sangat urgent, bukan hanya dinikmati oleh wanita itu sendiri, melainkan bisa sebagai jalan agar suami tambah sayang karena istrinya berhasil menjaga area yang sangat-sangat urgent untuk suami ini.

Tips Membersihkan Miss V disaat Haid / Menstruasi Meminimalisir Gatal

Disaat Haid, Miss V cenderung lebih lembab dan kotor. Berikut ini tips yang penting dilakukan untuk meminimalisir gatal dan iritasi:

  1. Bersihkanlah Kewanitaan dengan air suam-suam kuku.
    Pakai pula Sabun khusus , jangan pakai Sabun kimia sintetis semacam Sabun Mandi. Jatahkan pula membersihkan 2 kali perhari yang airnya sudah direndamkan 2 menit dengan Sabun V Hygiene dari Priyayi .
  2. Pastikan dengan lembut laplah sampai kering area kewanitaan sehabis pipis maupun BAB.
  3. Ganti pembalut jangan pakai lama, misal ketika terasa mulai becek maka harus ganti Pembalut baru agar terjaga kekeringannya. Terutama disaat-saat sedang derasnya jangan sampai lelet menggantinya.

Jika sudah terlanjur iritasi, semisal terdapat cairan tidak normalpada kewanitaan, bisul, perih maka segeralah mendatangi dokter untuk perawatan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *